Prakata Mancing

Posted on
Prakata
Memancing konon bisa menghilangkan stress, alias lupa dengan segala masalah yang dihadapi termasuk masalah Utang. Dan kenyataannya memang begitu adanya. (berlaku untuk segala jenis pemancingan).
Selain menghilangkan stress mancing juga merupakan salah satu hobby yang mengasyikkan, serta melatih pikiran untuk fokus dan hobby yang satu ini bisa mengajarkan orang untuk bersabar. Kalo di lihat sepintas mancing dilihat cuma diam dan menunggu, kaya ga ada kerjaan, terus apa asyiknya?. Asyiknya dan enaknya mancing itu kalo umpan sudah dimakan ikan dan ketika joran kita angkat, disitu baru kerasa nikmatnya mincing dan jantung serasa nga-jedug bless…., asyik buanget dech.

Tapi, yang harus dipahami dan disepakati bersama adalah jangan sampai kita kecanduanpada yang namanya mancing, karena yang pasti selain lupa waktu dan lupa segala-galanya alias lupa diri, juga bisa bikin pemancing babak belur di bidang materi (terutama yang suka ikutan mancing galatama di empang). Jadi sebaiknya hoby mancing ini di jadwalkan seminggu maksimal 2 x saja, intinya kita harus betul-betul bisa ngontrol diri.
Untuk catatan saja, bahwa mancing juga bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan harian bagi pemancing yang tekun dan ngulik.
Kalo ga percaya bahwa mancing bisa bikin kecanduan,….. silahkan coba dech, pasti asyik !!!
Mancing untuk di empang khususnya, ada beberapa istilah yang antara lain :
   A.    Mancing Kilo Gebrus/nge-lapak
Mancing kilo gebrus/nge-lapak maksudnya adalah jenis mancing di empang, biasanya pemancing beramai-ramai mengumpulkan uang atau bayar sesuai ketentuan pemilik empang. Setelah itu ikan dimasukkan ke empang dan lapak di undi. Dan pemancing bias memulai mancing menempati lapak yang diundi. Waktu pemacingan biasanya dari jam 9.00 s/d 15.00, setelah selesai pemancingan, ikan di tiap-tiap lapak dihitung per ekor, karena yang dianggap sebagai pemenang adalah yang mendapatkan ikan terbanyak (jumlah ekor).
Atau kilo gebrus model yang lain adalah empang di isi ikan dengan cara rame-rame/patungan, setelah itu ikan dimasukkan ke empang dan di pancing lagi rame-rame. (kayak orang gila yach…)
   B.     Mancing Kilo Angkat
Mancing jenis ini biasanya adanya di tempat wisata mancing, restoran yang menyediakan fasilitas ini dan di empang-empang tertentu. Maksud dari mancing jenis ini adalah ikan yang sudah terpancing, berapapun banyaknya harus di timbang dan dibayar. Dan harga per kilonya sudah bias dipastikan sangat beda dengan harga ikan di pasaran (relative mahal) dan itu sangat wajar.
   C.    Mancing Gaplehan
Mancing gaplehan ini istilah bagi pemancing yang suka taruhan, biasanya empang yang dipakai ukurannya kecil tapi diisi dengan ikan yang sangat banyak. Karena pemancing mengadu kecepatan dan keahlian dalam memancing sehingga ikan yang didapat bisa banyak kalo ditimbang. Biasanya mancing sistim gaplehan ini Cuma nyari satu pemenang saja, dan yang mendapatkan ikan paling sedikit akan membayar paling banyak karena harus membayar rangking diatasnya dan seterusnya sehingga pemenang selain gratis mancingnya juga mendapatkan uang dan ikan.
  D .    Mancing Borongan
Mancing yang dimaksud adalah biasanya lokasinya di perkampungan dan empang sudah diisi ikan beberapa oleh pemilik empang. Dan di borongkan kepada para pemancing (siapa saja). Borongannya adalah gimana caranya ikan yang di tanam di empang tersebut bisa habis atau minimal terpancing 75%.
   E.  Mancing Galatama
Mancing galatama itu istilah yang biasa dipakai di pemancingan empang, maksudnya adalah bahwa :
1.      Ikan yang terpancing tidak dibawa alias dimasukkan kembali setelah di timbang
2.      Mayoritas ikannya sudah kena pancingan beberapa kali (ikan Garung)
3.      Umpan yang di pakai biasanya umpan yang menggunakan aroma wangi (essens) dicampur dengan aci terus di rebus dan atau dicampur dengan pellet halus.
4.      Lapak di Undi
5.      Bayar tiket per lapak dan ada cady (pembantu)
6.      Pemancing mendapatkan hadiah uang setelah dipotong persentase oleh pemilik pemancingan
7.      Kriteria hadiah yang diberikan biasanya adalah : Induk ke I, Induk ke II, Induk ke III, Induk Merah dan Total terbanyak.
8.      Perlu kesabaran dan keahlian yang sangat tinggi.
Demikian artikel mincing ini, kalo ada kesalahan kekurangan dalam tulisan ini mohon dikoreksi, karena pemahaman dalam hal mancing ini tiap orang berbeda beda. Dan tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman yang saya alami selama ini.